besok, pagi-pagi sekali
bisakah kau tersenyum padaku ?
tidakkah kau lelah dengan kerutan didahi mu ?
aku tersenyum dengan lengkungan alis dimatamu
tertatih mengejar sebersit embun diujung keningmu
celoteh riang malaikat kecil mencoba menggugah dentuman jiwa
lalu kenapa tidak kita sambut dengan cinta ?

aku geram dengan siang dan kau sepi dengan kata
aku sepi dengan siang dan kau tenggelam dalam ceria
aku mengantuk dengan siang dan kau terlelap bersama cinta
aku lapar dengan siang lalu kau sibuk menyuapinya
aku menggelepar dengan siang tak perlu kau tambahkan prahara
aku sedang berjihad dengan cinta

gelap lebih baik untuk kita
melukiskan kasih dengan ikhlas diantara gemerlap cahaya bintang
berucap dengan lembut meluluhkan cadas gunung emosi
yang tercipta dari gelegak darah hitam diujung bibir
kemarin, hari ini, esok, sama saja sayang ...
yang berubah hanyalah hati
tidakkah kau ingin membawanya menuju cahaya ?

sudahlah ...
aku hanya ingin kita tersenyum
besok, pagi-pagi sekali



0 Responses to "besok, pagi-pagi sekali"

Posting Komentar

  • Blog Archive

    http://www.meriteducation.com/